Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2011

Tak ada kata terlambat…..

Tak ada hal yang lebih membahagiakan selain melihatmu bertumbuh, melalui hari demi hari dengan segala tingkah laku dan berbagai keceriaan yang kau hadirkan. Walaupun banyak orang berkata :”Kok sudah umur segini belum bisa ini” atau “kok sudah besar belum bisa itu” dan banyak lagi kata-kata lain.

Awalnya aku sempat down juga mendengar semuanya, tapi Puji Tuhan aku boleh dibukakan mataku bahwa dirimu adalah sangat istimewa. Betapa bodohnya aku yang dulu masih memikirkan apa kata orang-orang, masih sering membandingkan perkembangan  dirimu dengan teman sebayamu. Maafkan mama nak, kini hal itu tak akan terjadi lagi. Setiap kelebihan dan kekuranganmu itu haruslah kami syukuri, setiap hal apapun yang menimpa hidup kami, itu juga harus kami terima dengan penuh ungkapan syukur. Kini setiap kata-kata “Anaknya sudah bisa ini belum?” atau “Kok belum bisa itu ya?” hanya bisa kujawab dengan sebuah senyuman. Senyuman seorang ibu. Siapapun yang pernah menjadi ibu, pasti tahu bagaimana rasanya jika anaknya tersakiti. Pasti merasakan juga bagaimana anaknya dijadikan bahan olokan. Pasti merasakan bagaimana menghadapi setiap hal menyakitkan itu…. Dan mulai saat ini, aku harus tegar.

Mungkin perkembanganmu memang terlambat dibanding sebayamu nak, tapi bagi Mama dan Papa tak pernah ada kata terlambat. Kita belajar sama2 ya, Nak…. Mama yakin dan percaya Tuhan Yesus pasti dan selalu akan memberikan jalan terbaik bagi kita.

Advertisements

Read Full Post »

Cerita hari ini…..

Hallo jumpa lagi….. Lama nian diriku tidak menulis disini, mumpung hari ini agak tidak terlalu banyak kerjaan, makanya aku sempatkan mampir dulu. Mau cerita nih, tanggal 3-7 oktober kemarin aku disuruh ikut kursus di Udiklat Pandaan. Awalnya pas keluar jadwal kursus itu aku jadi bimbang mau berangkat apa tidak. 5 hari lho kursusnya, gimana nasib Nela jika kutinggal selama itu? Sempat terpikir untuk tidak berangkat saja, tapi ternyata kursus ini wajib untuk kuikuti. Sebelumnya sudah 2 kali aku mendapat undangan untuk kursus, tapi waktu itu aku ijin ke atasanku untuk tidak ikut karena Nela masih kecil dan atasanku bisa memahaminya. Tapi untuk kali ini, karena kursus ini sifatnya wajib, mau tidak mau harus berangkat juga. Lalu, apakah aku hanya melenggang sendiri saat berangkat ke Udiklat Pandaan? Tentu saja tidak…. Meninggalkan Nela dirumah selama 5 hari saat aku kursus dengan jarak Kediri – Pandaan yang kurang lebih 3 jam tentu bukan merupakan pilihan bagiku. Nela kan masih minum ASI, jika kutinggal selama itu otomatis kata mamaku Nela sudah seperti kusapih dengan cepat. Bayangkan, 5 hari tanpa menyusui padaku, itukan sama saja Nela sudah lepas ASI. Memang walaupun ASIku sudah tidak sebanyak dulu lagi, tapi minuman utama Nela masih ASI, kalo tidak cukup dengan ASIP yang kutinggal saat kerja barulah Nela diberikan susu formula. Sehari saja Nela tak pernah jauh dariku, dan ini sampai 5 hari, wah…sungguh ini merupakan hal yang tak bisa terbayangkan untuk diriku dan Nela. Akhirnya aku membawa serta Nela saat ikut kursus. Tak lupa pula membawa kedua orang tanteku yang selama ini membantuku menjaga Nela disini. Sejak mamaku pulang ke Manado, ada 2 orang tanteku dari Manado yang membantu kami disini untuk menjaga Nela sampai kami akhirnya mendapatkan orang yang cocok untuk menjaga Nela. Jadilah tanggal 2 oktober itu kami para rombongan sirkus berangkat ke Pandaan. Serasa akan pindah rumah saja karena banyak sekali barang bawaan kami, hehehe…. Di pandaan kami menginap di sebuah penginapan kecil. Sebenarnya aku berencana untuk menginap di wisma Udiklat, tapi setelah di telepon oleh bagian SDM di kantorku kalau seluruh kamar dan wisma penuh karena banyaknya kursus yang diadakan, akhirnya aku mencari tempat penginapan diluar. Gak apalah bolak balik penginapan – Udiklat, yang penting Nela bisa kuajak serta. Dengan begitu, pikiranku juga jauh lebih tenang saat mengikuti kursus ketimbang meninggalkan Nela di kediri sementara aku di pandaan. Oh ya, karena penginapan yang kami tempati ini milik Dinas Perikanan, dimana di sekelilingnya ada kolam ikan dan warung lesehan tentu saja membuat Nela senang. Nela serasa seperti bertamasya saja, setiap hari melihat kolam ikan dan patung-patung binatang yang ada di sekeliling kolam. Puji Tuhan, kami boleh mendapatkan tempat menginap yang bisa membuat Nela terasa nyaman. Walaupun tempatnya sederhana tapi membuat Nela bisa bermain dan bersukacita. Tentu saja sambil belajar, karena ada patung-patung binatang di sekitar kolam jadinya setiap hari Nela sudah hafal mana patung kelinci, singa maupun burung, hehehe…. Banyak teman kantorku yang mempertanyakan keputusanku untuk membawa anak saat kursus, kata mereka apa itu tidak merepotkan aku? Dan tentu saja kujawab sama sekali tidak. Malahan dengan ada Nela di dekatku aku bisa lebih tenang dalam mengikuti kursus. Walaupun setiap malam harus begadang buat PR karena harus menidurkan Nela dulu, tapi itu semua merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagiku. Melihat wajah putri kecilku yang tertidur pulas dalam dekapanku membuat semua kelelahan itu seakan langsung lenyap. Puji Tuhan kursus selama 5 hari itu berjalan lancar dan hari jumat sore kami langsung pulang ke Kediri lagi. Sekarang Nela sudah berusia 11 bulan. Apa saja perkembangannya??? Jujur, ini menjadi satu pergumulan bagi keluarga kami. Pengaruh sakit yang kualami saat hamil ternyata menimbulkan pengaruh dalam perkembangan motorik kasar Nela. Walaupun kami sudah melakukan berbagai stimulasi, tapi perkembangan motorik kasar Nela memang agak terlambat. Tapi kami percaya, Tuhan selalu dan pasti akan membukakan jalan bagi pergumulan kami ini. Kami yakin dan mengamini bahwa di dalam Nama Tuhan Yesus tidak ada sesuatu hal pun yang mustahil. Lewat doa dan usaha, kami percaya Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik. Tuhan telah menganugerahkan Nela sebagai mujizat bagi kami. Mengingat lagi disaat aku hamil, proses kelahiran Nela dan saat Nela sakit kuning, itu semua hanya karena campur tangan Tuhan. Disaat kami sudah putus asa dan tak berdaya, Tuhan selalu memberikan jalan terbaik. Dan kini tak ada alasan kami untuk meragukan bahwa Tuhan pasti akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya…..

 

Read Full Post »